Thursday, July 15, 2010

[Xenophobia] Kawan Yang Menjadi Lawan

Postingan kali ini untuk ikutan lomba Nulis yang diadain mbak Lessy:http://bit.ly/cds9hX

Ketakutan saya selama ini adalah ketika ada seseorang yang mengaku sebagai teman, tetapi ternyata membuat hidup saya tak nyaman dengan kata-kata dan sikapnya.

"Loh, bukannya kalian berdua sahabatan? Kok bisa dia berbuat seperti itu sama kamu?"

Begitulah kalimat yang terlontar dari seorang teman yang mengetahui bahwa ada seseorang yang mengaku berteman dan terlihat bersahabat dengan saya, membuat hidup saya tak nyaman.

Saya pun tidak tau alasan orang tersebut berbuat seperti itu. Yang saya ingat, saya sering sekali menjadi korban caci maki dirinya tanpa sebab yang jelas. Satu, dua, tiga kali, saya masih bisa terima. Karena teman yang baik mau menerima keadaan temannya apa adanya. Tapi lama-lama risih juga kalau saya jadi korban caci makinya tanpa sebab yang jelas.

Akhirnya batin ini pun berontak, dan saya berusaha menjauh dari orang tersebut. Semakin saya menjauh, dia semakin menjadi-jadi. Tapi saya tidak terpancing dengan emosinya yang membabi buta. Suatu hari saya mendengar dari salah seorang teman yang dekat juga dengan dia. Ternyata emosinya tak terkendali akibat obat diet yang diminumnya. Astaghfirullahal'adziim...

Saya langsung mundur 1.000 langkah, menjauh dari orang aneh itu. Walau sering mendapat teror kata-kata kasar darinya. Saya tidak pernah takut, karena saya yakin Allah ada bersama saya. Hal itu makin menguatkan saya untuk bisa terbebas dari orang-orang seperti itu. Menjauh dari orang-orang yang membuat hidup orang lain tak nyaman.

Bukannya bermaksud memutuskan tali silaturahmi, tapi demi kenyamanan lahir bathin mending menjauh dari orang-orang seperti itu. Hati ini masih terbuka untuknya, jika sikapnya sudah berubah. Jika ia sudah benar-benar berhenti membuat hidup orang lain tak nyaman.

Seperti Sabda Nabi SAW: “Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamubisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium ban wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap“. (HR.Bukhari & Muslim).

5 comments:

baianoe said...

Wah manteb penuh dengan inspirasi... :)

https://baianoe.wordpress.com/

baianoe said...
This comment has been removed by the author.
Linda said...

@bainoe: thx noe ;)

Berbisnis dengan hati nurani,emosi dan spiritual said...

bagus blognya....salam kenal

mampir2 blog ku ya

Linda said...

salam kenal juga, makasih ya sudah berkunjung. insya Allah dikunjungi balik