Wednesday, April 06, 2016

Itinerary 10 hari 9 Malam di Madinah dan Mekah

Sejak usia muda, mari niatkan untuk pergi Umroh. Karena kesempatan pergi Haji bagi umat muslim Indonesia saat ini membutuhkan waktu yang lama. Selain itu dibutuhkan fisik yang kuat dan kesiapan mental dalam menjalankan ibadah Umroh dan Haji.

Berdasarkan pengalaman saya kemarin pergi Umroh, banyak jamaah dari Indonesia yang sudah sepuh. Ibadah Umrohnya secara tuntunan yang benar tidak syah dan seharusnya kena dam yaitu membayar fidyah dengan memotong kambing.

Beberapa persiapan sebelum umroh:
Persiapan Dhohir:
1. Bertobat kepada Allah dari segala dosa dan maksiat.
2. Meminta izin kepada orang tua, yang dituakan atau suami jika telah menikah.
3. Membayar semua hutang, mengembalikan harta yang diperoleh dengan cara dzolim dan merampas hak orang lain.
4. Dana yang digunakan harus benar-benar halal dan bersih.
5. Menyiapkan nafkah yang cukup bagi keluarga yang ditinggalkan.
6. Banyak bersedekah.
7. Carilah kawan seperjalanan yang shalih, yang baik, senang menolong, sering mengingatkan jika khilaf, suka menegur jika ada kesalahan, memotivasi kepada keteguhan dan kesabaran.
8. Sebelum berangkat berpamitan kepada teman, tetangga dan saudara yang dekat.

Persiapan Batin:
1. Niat dan tujuan semata-mata karena Allah SWT.
2. Memperbanyak sedekah.
3. Meninggalkan ucapan kotor, tidak berguna, maksiat, keluar dari ketaatan kepada Allah SWT, dan berbantahan serta bertengkar, dll.
4. Jaga akhlaq, rendah hati, lemah lembut, mengutamakan kebaikan, budi pekerti yang baik. Tidak menyakiti orang lain, husnudzon, sabar dan tabah dalam menghadapi perbuatan yang tidak menyenangkan dan menyakiti.
5. Ikhlas dalam segala ucapan dan perbuatan. Tidak memperhitungkan segala apa yang telah dikeluarkan untuk menyempurnakan ibadah haji maupun umroh.
6. Ikhlas dan sabar dalam menghadapi musibah atau kerugian yang menimpa fisik dan harta.

Menjelang berangkat
1. Salat sunat Safar 2 rakaat dengan membaca Al Fatihah dan Al Kafirun di rakaat pertama, Al Fatihah dan Al Ikhlas di rakaat kedua. Boleh membaca Ayat Kursi atau surat Al Quraisy sebelum keluar rumah.
2. Berdoa bagi keluarga maupun teman yang ditinggalkan.
3. Ketika naik kendaraan atau pesawat terbang membaca doa, Bismillah, Alhamdulillah, Subhanaladzi sakhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin wa inna ila robbina lamunqolibun, Allahu Akbar 3x.

Berikut ini itinerary 10 hari 9 malam di Madinah dan Mekah.


Bandara King Abdul Azis - Madinah

Hari Ahad, 6 Maret; Jakarta – Madinah

14.30 WIB; take off dari Bandara Soekarno Hatta – Jakarta dengan pesawat Saudi Airlines SV 825
21.00 waktu Madinah; tiba di Bandara King Abdul Azis – Madinah. Check in di Hotel Saha lalu makan malam setelah melaksanakan sholat Maghrib dan Isya berjamaah di Masjid Nabawi, lalu istirahat.

Tips
 Bawa pakaian, pakaian dalam, jilbab, mukena, baju tidur secukupnya. Karena 1 kamar berempat dan hanya ada 1 kamar mandi. Jadi tidak mungkin untuk mencuci, karena bisa mengganggu kenyamanan jamaah lain yang satu kamar.
 Saya bawa 7 gamis, 1 celana kulot, 2 kaos tunik, 4 stel baju tidur.
 Bawa mukena 1 lagi untuk ganti mukena yang biasanya dapat dari travel.
 Bawa jilbab dengan lengan dan panjang agar bisa digunakan untuk sholat.
 Bawa kaos kaki yang cukup selama disana.
 Jangan lupa bawa masker, dan gunakan selalu masker selama disana. Karena kita akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara. Untuk menghindari virus-virus udara yang mungkin saja bisa menular.
 Bawa tas kosong 1, untuk tempat baju kotor. Juga plastik besar untuk tempat baju kotor sebelum dimasukkan ke dalam tas, agar lebih rapi.  Bawa obat-obatan yang biasa dikonsumsi, minyak angin, dll.
 Bawa uang secukupnya, jangan terlalu berlebihan. Di Madinah, bisa belanja menggunakan Rupiah. Tapi sebaiknya tetap membawa mata uang SR.
 Jangan lupa minum obat anti mabuk sebelum melakukan perjalanan. Karena perjalanan dari Jakarta ke Madinah ditempuh dalam waktu 9 jam 36 menit.
 Bawa bantal leher untuk kenyamanan selama di pesawat.
 Jika ingin minum air zam-zam, minum sebelum sholat dimulai karena tangki masih penuh. Minum air zam-zam yang ada di dalam Masjid Nabawi bukan yang di luar. Karena yang di luar Masjid bukan air zam-zam.
 Sebelum berangkat, sebaiknya cari tahu mengenai keadaan cuaca di Madinah dan Mekah. Jangan lupa bawa sarung tangan dan baju hangat ketika udara disana sedang dingin.
 Jika ingin bisa berkomunikasi dengan keluarga di tanah air, bisa membeli nomor Madinah seharga Rp. 200.000 atau 50SR mendapat pulsa sebanyak 25SR.
 Tanyakan password wifi hotel tempat kita menginap pada muthowif untuk menghemat pemakaian pulsa.
 Jangan lupa memakai ID Card yang diberikan oleh travel setiap keluar hotel. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika kita tersesat dan bisa menunjukkan ID Card tersebut pada orang lain untuk bisa menunjukkan hotel tempat kita menginap atau menghubungi nomor telpon muthowif kita.
* Jangan lupa memakai pelembab wajah dan bibir selama disana.


Masjid Nabawi - Madinah
Hari Senin, 7 Maret

Setelah sarapan akan diadakan tausiyah pertama dilanjutkan dengan Sholat di Raudah, ziarah ke makam Rasulullah SAW dan 2 sahabat Nabi, Abu Bakar bin Shidiq dan Umar bin Khotab. Memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi.

Pasar Subuh di depan halaman Masjid Nabawi



Raudah

Tips
 Untuk bisa masuk ke Raudah dan ziarah ke makam Rasulullah, diperlukan fisik yang kuat dan kesiapan mental. Karena banyak jamaah yang juga antri untuk kesana. Selama menunggu antrian masuk ke Raudah, perbanyak istighfar dan shalawat.
 Jika tidak mendapat kesempatan sholat sunnah di dalam Raudah, tetap berdoa. Berdoa sebanyak-banyaknya, insya Allah tidak ada doa yang tidak dikabulkan jika diucapkan di dalam Raudah.
 Jangan lupa siapkan infaq untuk muthowif yang telah membantu kita masuk ke dalam Raudah.
 Selesai sholat subuh, di depan halaman Masjid Nabawi ada pasar tumpah. Bisa dimanfaatkan untuk membeli oleh-oleh bagi keluarga, sahabat dan teman-teman di tanah air. Harga coklah khas Madinah 15 SR untuk 1 kg. Hati-hati jika membeli gamis, harus dicek satu per satu agar tidak ada gamis yang rusak.
 Jika ingin belanja kurma, almond, kacang pistachio, dll, bisa ke pasar grosir yang jaraknya lumayan jauh dari Masjid Nabawi, sekitar 1 KM. Di pasar grosir, harga kurma basah 50SR, harga kurma kering 30 – 45SR. Kalau di kebun kurma, harganya bisa 4x lipat. Jika naik taxi biayanya 20SR dari pasar grosir ke hotel Saha.
 Jangan lupa menawar belanjaan yang kita beli.

Hari Selasa, 8 Maret

Setelah sarapan, jam 07.00 berkumpul di lobby untuk melaksanakan Ziarah di Madinah dalam kondisi sudah berwudhu, mengunjungi Masjid Quba yaitu masjid pertama yang didirikan oleh Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa berwudhu di rumahNya, kemudian dia berkunjung ke Masjid Quba, lalu mengerjakan sholat, maka dia mendapat pahala seperti pahala orang yang mengerjakan Umroh.’

Berkunjung ke kebun kurma Fahd, Jabal Uhud yaitu nama sebuah gunung yang terletak kira-kira 5KM dari kota Madinah. Di lembah gunung ini pernah terjadi peristiwa peperangan yang dahsyat antara kaum muslimin yang berjumlah 700 orang menentang kaum musyrikin Mekah yang berjumlah 3000 orang. Dalam pertempuran tersebut, 70 orang kaum muslimin gugur sebagai syahid, diantaranya Hamzah bin Abdul Mutholib, Abdullah bin Jahsydan Mus’ad bin Umair. Kini perkuburan Uhud dipagari oleh tembok batu. Makam Sayyidina Hamzah terletak di tengah-tengah kuburan para syuhada. Mengunjungi Sa’abah atau Masjid Tujuh, Masjid Qiblatain yaitu masjid 2 qiblat. Karena pernah terjadi suatu peristiwa pada hari Senin, bulan Rajab tahun ke-2 Hijriah. Ketika Nabi SAW sedang mengerjakan sholat dzuhur di masjid kaum Bani Salamah, turunlah ayat yang artinya, ‘Sesungguhnya kami sering melihat wajahmu meneladah ke langit, maka sesungguhnya kami akan memalingkan kamu ke qiblat yang kamu sukai. Palingkan wajahmu ke arah Masjidil Haram, dan dimana saja kamu berada, palingkanlah wajahmu ke arahnya.’ Dalam sholat dzuhur itu, pada mulanya Rasulullah SAW berqiblat ke Masjid Al Aqsho lalu melanjutkan kembali dengan memindahkan arah qiblatnya ke Masjidil Haram.

Masjid Quba

Tips
 Jika ingin membeli oleh-oleh, sebaiknya belanja di Madiah, agar di Mekah kita bisa fokus ibadah.
 Kurma yang bagus itu yang basah, kalau yang kering seperti yang biasa kita makan itu sudah kurang bagus, info dari muthowif kami.


Jabal Uhud

Hari Rabu, 9 Maret

Sebelum sholat subuh, jamaah sudah mengeluarkan barang bawaannya di depan kamar, ke Masjid Nabawi untuk sholat subuh, lalu sarapan. Jam 09.00 check out dari hotel dan berangkat menuju Mekah. Makan siang dengan nasi box, dalam perjalanan singgah di Bir Ali untuk mengambil Miqat Niat Umroh. Tiba di Mekah langsung check in di Hotel Al Marsa. Kemudian bersama-sama menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan Umroh pertama dan istirahat.


Masjidil Haram - Mekah

Tips

 Jangan minum air teh jika ingin melakukan umroh, karena air teh bisa menekan kandung kencing yang menyebabkan kita beser.
 Jangan pernah lupa memakai ID Card selama di Mekah. Karena disana sering terjadi razia TKW yang sudah habis visa-nya tapi tidak memperpanjangnya.
 Perbanyak istighfar dan berdoa kepada Allah, agar ibadah umrohnya dimudahkan, dilancarkan dan diridhoi Allah.
 Jangan pernah lupa berdoa untuk selalu dijaga wudhunya oleh Allah, karena di Masjidil Haram toiletnya di luar masjid.
 Jangan lupa membawa minum ketika umroh, karena ketika sa’i butuh energi ekstra.


Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan akan diadakan tausiyah kedua pada sore hari jam 16.00 – 17.00


Suasana bubar sholat subuh di Masjidil Haram

Tips
 Biasakan dating ke Masjidil Haram minimal 1 jam sebelum adzan, karena disana ada waktu-waktu ditutup pintu masuk masjid juga ditutup pintu masuk halaman masjid.
 Kebanyakan hotel di Mekah letaknya cukup jauh dari Masjidil Haram, yang terdekat hotel-hotel yang ada di Tower zam-zam. Jadi lebih baik untuk beritikaf di masjid.
 Jangan banyak minum sebelum sholat, agar tidak beser.
 Jangan lupa selalu istighfar dan mohon dijaga wudhunya sama Allah.
 Jaga akhlaq, jangan sombong. Karena aib-aib akan dibuka disana oleh Allah.
 Perbanyak sedekah, bisa membawa coklat atau kurma yang kita beli di Madinah untuk dibagikan ke jamaah yang dekat dengan kita ketika di Masjidil Haram.
 Perbanyak ibadah dan tilawah.

Hari Jumat, 11 Maret

Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan bersiap untuk melakukan sholat Jumat.

Suasana menanti sholat Jumat di salah satu tempat sholat wanita jam 10.00 WAS

Tips

• Di Mekah, jamaah wanita banyak yang ikut sholat Jumat. Dzuhur waktu saya disana jam 12.30, jam 09.00 saya sudah berangkat dari hotel, jam 10.00 tempat sholat wanita sudah padat merapat.

Hari Sabtu, 12 Maret

Setelah sarapan pagi, jam 07.00 berkumpul di lobby untuk melaksanakan ziarah sekitar Mekah. Mengunjungi:
 Jabal Tsur, adalah sebuah gunung yang tertinggi diantara gunung-gunung. Di sekitar puncaknya terdapat Gua Tsur yang pernah menjadi tempat persembunyian Nabi Muhammad SAW dan Sayyidina Abu Bakar sewaktu dalam perjalanan ketika hendak hijrah ke Madinah.
 Arafah, adalah padang sahara yang agak luas, dikelilingi oleh bukit-bukit yang jauhnya kira-kira 25KM dari kota Mekah. Disinilah tempat mereka mengerjakan wukuf yaitu puncak ibadah haji.
 Jabal Rahmah, tempat yang puncaknya terdapat tugu putih. Menurut riwayat, Nabi Adam AS dan Siti Hawa seterlah diturunkan dari surge akhirnya bertemu di Padang Arafah dan berkumpul di Jabal Rahmah ini sekitar kira-kira 100 tahun berpisah.
 Muzdalifah, tempat bermalam bagi jamaah haji juga batu untuk keperluan melontar jumroh di Mina. Terdiri dari tenda-tenda yang tempatnya gersang.
 Mina, kota kecil di sebelah timur kota Mekah degan jarak kira-kira 7KM. Di luar musim haji merupakan daerah yang sepi. Disinilah terletak ketiga jumroh tempat melontar batu dilakukan dan tempat penyembelihan binatang kurban setiap tahun.
 Mengunjungi Ji’ronah untuk mengambil miqat kedua, atau jika ingin mem-badalkan umroh atau mengumrohkan orang lain, orang-orang yang sudah meninggal, seperti orang tua, kakek, nenek, istri/suami, anak, kerabat, dll.

Jabal Rahmah

Tips
Jika ingin melakukan umroh kedua, sebaiknya simpan energi ketika city tour di Mekah. Agar bisa menjalankan umroh dengan sebaik-baiknya.

Hari Ahad, 13 Maret

Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, lalu setelah sarapan jam 09.00 – 11.00 akan diadakan tausiyah ketiga.

Hari Senin, 14 Maret

Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Setelah sarapan pagi, jamaah bersiap-siap di lobb untuk menuju Masjidil Haram melakukan Tawaf Wada. Kemudian jamaah check out dari hotel jam 14.00 setelah makan siang. Selanjutnya menuju Jeddah menggunakan Bus AC sambil City tour. Jam 18.00 sudah berada di Airport King Abdul Azis – Jeddah untuk proses bagasi dan imigrasi. Bertolak menuju Jakarta dengan pesawat Saudi Airlines SV 816. Take off jam 22.20WAS perjalanan kira-kira 9 jam 16 menit.

Tips
 Doa ketika Tawaf Wada, Ya Allah, terimalah ibadah umroh kami, panggil kami kembali ke Tanah SuciMu bersama orang-orang yang kami sayangi. Permudah kami untuk bisa kembali beribadah di Tanah SuciMu, Ya Mujiib.
 Jangan lupa memberi fee untuk muthowif yang sudah membimging kita selama 9 hari.

Hari Selasa, 15 Maret

Jamah tiba di bandara Soekarno Hatta jam 12.30 WIB.

Tips
 Jika ingin memberangkatkan umroh orang tua yang sudah sepuh, sebaiknya salah satu anaknya mendampingi. Atau bisa membayar pendamping selama orang tuanya umroh. Biaya untuk pendamping sebesar 200SR per hari, sesuai dengan biaya hidup disana. Karena banyak jamaah umroh atau haji Indonesia yang sudah sepuh, ibadahnya tidak afdol karena kondisi fisik mereka.
 Tidak perlu mengeluarkan uang untuk beli makan sehari-hari karena sudah dapat dari hotel, kecuali jika ingin mencoba kuliner disana.
 Di Bandara King Abdul Azis diperbolehkan membawa air minum ke dalam pesawat tapi jangan diletakkan di dalam kabin pesawat. Jadi bisa membawa air zam-zam dalam botol besar untuk dibawa ke tanah air.
 Jangan lupa niat untuk umroh dan haji, dibaca doanya setiap hari, Allahummarzdugnaa dziaarotabaitika almuadzdzom warasuulika almukarrom fii hadzal’aam wafii kulli ‘aam biahsanilhaal. Artiya, Ya Allah, berilah karuniaMu untuk mengunjungi rumahMu yang agung dan RasulMu yang mulia, di tahun ini dan setiap tahun dengan keadaan sebaik-baiknya. Aamiin
 Bikin paspor.
 Menabung khusus untuk umroh dan haji.
 Suntik meningitis bisa dilakukan di RS Fatmawati – Jakarta dengan biaya Rp. 305.000,- tak perlu mengantri lama.
 Biaya surat mahrom bagi wanita yang berangkat tanpa mahrom dengan biaya Rp. 350.000,-.

Selamat menunaikan ibadah umroh dan haji, semoga Allah mudahkan, lancarkan, nyamankan dan ridhoi ibadah kita. Aamiin

1 comments:

BELAJAR BAHASA said...

Umrah adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta mengingat segala ajaran agama Islam dan bagaimana keteladanan Nabi dalam hadist.