Thursday, April 23, 2015

Allah-lah Sebaik-baik Pemberi Nikmat Sehat

September 2014, saya berkenalan dengan seseorang yang saat itu sedang menderita sakit Lymfoma Non Hodgkin stadium 2 BE. Saya kenal dengannya dari seorang sahabat, yang ketika berkenalan, dia tidak mau bercerita tentang sakit yang dideritanya.
Tanpa ia bercerita, sahabat yang mengenalkan saya padanya sudah menceritakan semua hal tentangnya termasuk sakit yang dideritanya. Tapi saya pura-pura tidak tau tentang sakit yang dideritanya, berharap dia bercerita sendiri.
Awal perkenalannya dengan saya, ia ingin tau mengenai ruqiyah mandiri. Dengan senang hati saya beritahukan semuanya tentang ruqiyah mandiri yang alhamdulillah rutin saya jalani setiap usai sholat. Akhirnya dia pun bercerita tentang sakit yang sudah dideritanya sejak 2013.
Saya selalu bilang padanya, "beruntungnya dirimu yang sedang disayang Allah. Jangan pernah patah semangat, jangan pernah marah sama Allah, selalu husnudzon sama Allah. Yakinlah bahwa Allah sudah siapkan kado terindah dalam hidupnya."

Di usianya yang menginjak 41 tahun, belum juga dipertemukan dengan pendamping hidup. Selain pengobatan medis, ia juga menjalani pengobatan alternatif yang biayanya lumayan besar dan tidak dicover dari kantor tempatnya bekerja, dengan harapan agar dapat mempercepat proses penyembuhan penyakitnya.
Beruntungnya dia, memiliki keluarga yang penuh kasih sayang. Yang selalu mensupport dalam menghadapi semua ujian yang sedang dijalani. Sejak kenal dia, saya tau dia rajin ibadah & gemar sedekah. Bulan Januari 2015, ia menitipkan sesuatu pada saya untuk disedekahkan melalui ustad Antonio Syafii. Ia hanya berharap kasih sayang Allah atas kesembuhan dari sakit yang dideritanya.

6x menjalani kemoterapi di bulan Nopember 2013 sampai bulan Mei 2014 & 25x radiasi di bulan januari 2015. Alhamdulillah, kian hari kondisinya semakin membaik. Semua karena kasih sayang Allah padanya. Maret 2015, Allah ijinkan dirinya menikahi seorang wanita yang sangat menyayanginya. Yang dengan ikhlas mendampingi hidupnya agar bisa bersama-sama berjuang untuk kesembuhannya.
Setelah menikah, hanya sekali ia menebus obat ke alternatif karena biayanya semakin lama memberatkannya. Setelah obatnya habis, istrinya membujuknya agar ia stop pengobatan alternatif & fokus pada pengobatan secara medis, serta yakin hanya pada Allah sebaik-baik pemberi nikmat sehat.
Menurut ibundanya, sejak menikah, ia lebih rajin sholat jama'ah ke masjid di waktu subuh, maghrib & isya. Menurut keluarganya, sejak nikah, ia jadi lebih terlihat segar dan sehat. Alhamdulillahirobbil alamiin, tidak salah berarti ya kalau menikah itu membuka pintu rizki.
Rizki tidak hanya berupa materi, ketentraman hidup; ketenangan bathin; kenyamanan diri; kesehatan jasmani & rohani; keluarga, sahabat & teman yang penuh kasih sayang; lingkungan yang penuh support; pekerjaan yang dimiliki dan masih banyak hal lainnya yang merupakan rizki dari Allah.
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Ar-Ruum 21)
“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (An Nuur 32)
“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah” (Adz Dzariyaat 49)
“Dialah yang menciptakan kalian dari satu orang, kemudian darinya Dia menciptakan istrinya, agar menjadi cocok dan tenteram kepadanya” (Al-A’raf 189)

Selasa, 21 April 2015, Dokter Radiasinya menjelaskan hasil pet scan yang dijalaninya pada hari Senin, 20 April 2015. Hasilnya semua penyakit yang selama ini ia derita sudah sembuh total. Alhamdulillahirrobil'alamin, kini tinggal pemulihan dari sakitnya saja. Harus banyak makan makanan yang penuh gizi, Tinggi Kalori Tinggi Protein (TKTP) kata dokter radiasinya.
Terima kasih ya Rahman, atas nikmat sehat yang Kau berikan padanya. Semoga Kau jadikan ia, hambaMu yang penuh manfaat, berakhlaq mulia, penyejuk hati banyak orang, yang lembut hatinya. Kau jadikan ia, suami yang sholih yang penuh kasih sayang, tanggun jawab, perhatian, pengertian dan bijaksana. Kau ringankan langkah kakinya dalam menjemput rizkiMu yang halal, berkah & thoyib. Kau ijinkan dirinya memiliki anak keturunan yang shalih sahalihah, penuh manfaat, berakhlaq mulia, penyejuk hati banyak orang, yang lembut hatinya. Semoga Kau jadikan ia hambaMu yang semakin dekat, taat & taqwa padaMu. Tuntunlah ia selalu di jalan yang Kau ridhoi. Kumpulkanlah bersama-sama orang-orang yang dekat padaMu.
SEMOGA SELALU:
- Dapat berkah, ridha, rahmad, kurnia, hidayah, petunjuk, ampunan, bimbingan dan lindungan dari ALLAH SWT
- DiberiNYA kesehatan jasmani dan rohani serta ketenangan jiwa dan raga untuk: beribadah kepadaNYA dan dalam menempuh hidup ini
- Hari ini lebih baik dari hari kemaren dan hari esok lebih baik dari hari ini
- Dibukakan pintu kebaikan dan ditutup nya pintu kejahatan
- Dapat menggunakan ilmu untuk kebaikan sesama, bangsa dan agama
- Dapat berbuat yang terbaik dan mendapatkan yg terbaik dalam segala hal
- Dijauhkan dari segala godaan syetan dan dosa dan segala macam penyakit hati
- Murah rezki dan Menjadi hamba ALLAH SWT yang beriman dan bertaqwa
- Selamat bahagia di dunia dan di akhirat AAMIIN!

image from google

0 comments: