Siang itu aku begitu bersemangat menuju tempat pertemuan. Sudah 2x tak menggali ilmu dengan mbak sayang, kangen rasanya. Kupercepat langkah kaki ini agar dapat segera sampai di tujuan. Setibanya di lokasi, baru ada 4 orang teman. Syukurlah, kupikir sudah terlambat.
Ba'da dzuhur acara baru dimulai. Aku bertanya pada teman-teman, kemana mbak sayang? Mbak sayang datangnya telat, mbak. Begitu jawab seorang teman. Tak lama mbak sayang datang. Alhamdulillah senangnya hati ini melihat kehadiran dirinya. Aku selalu duduk di sebelah dirinya, agar lebih jelas mendengar apa yang akan disampaikan. Aku sudah tak sabar menggali ilmu darinya. Aku selalu excited setiap kali akan berjumpa dengan dirinya. Karena sehabis berjumpa dengannya, ilmuku pasti bertambah.
Aku senang sekali, hari itu kami mendapat kesempatan lebih lama bersama dirinya. Tidak seperti biasanya, beliau selalu terburu-buru karna padatnya acara. Ketika teman-teman yang lain sudah mulai gelisah. Ada yang gelisah karna lapar, ngantuk, capek, ada pula yang gelisah khawatir hujan akan turun karna mendung sudah menggelayut. Aku justru semakin menikmati detik-detik bersamanya. Semakin lama aku bersamanya, itu berarti semakin banyak ilmu yang dapat kugali darinya.
Menatap wajahnya saja sudah membuatku merasa seperti tetesan embun membasahi jiwa yang kering, sejuk dan damai rasanya. Apalagi ketika mendengar apa yang disampaikan, rasanya seperti hujan membasahi tanah yang kering. Betapa bersyukurnya aku bisa bertemu dengan dirimu. Semoga Allah memudahkan dan melancarkan segala urusanmu. Mengabulkan semua doamu. Melapangkan jalan riskimu. Sehat, bahagia dan sejahtera selalu. Semoga hidupmu semakin berkah, amin.
Sam, thanx ya dah ngenalin ke mbak sayang.
Friday, November 14, 2008
Semakin Menikmati Kebersamaan Dengannya
Wednesday, July 16, 2008
Kau Membuatku Terpesona
Belum lama aku mengenalmu. Melalui sahabatku aku mengenalmu. Awalnya aku sempat ragu untuk bertemu dan menggali ilmu denganmu. Tapi subhanallah, pertemuan pertama itu membuatku tercengang. Betapa kau sungguh mempesona. Kau benar-benar orang yang kucari selama ini.
Makanya aku tak pernah rela melewatkan pertemuan denganmu. Ternyata teman-teman begitu respect denganmu. Hingga setiap ada bersamamu mereka selalu jaim dan menjaga sikapnya.
Setiap kali ada pertanyaan besar di kepala ini, tak perlu kutanyakan padamu. Dan kau akan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan besar itu. Hingga kau pun membuat seseorang dari kami menangis ketika mendengar apa yang kau sampaikan. Semoga ia tidak kapok bertemu denganmu lagi. Tanpa sadar, akupun ingin menangis dan berteriak ketika mendengar apa yang kau sampaikan. Menangis karna menyesal telah melakukan banyak kesalahan dan kebodohan, yang membuatku hina di hadapanNya.
Terima kasih ya Rabb, kau pertemukan aku dengannya. Ia tak hanya cantik, tapi sungguh ilmunya membuatku tertegun. Ijinkan aku untuk selalu bersamanya. Masih banyak yang belum kupahami. Ijinkanku untuk bisa segera memahami. Agar aku semakin cinta padaMu.
