Showing posts with label Review Film. Show all posts
Showing posts with label Review Film. Show all posts

Saturday, September 01, 2012

Perahu Kertas - Kisah Cnta Agen Neptunus

Aku belum baca bukunya jadi sama sekali "blank" dengan cerita di Film yang akan ditonton. Deburan ombak, seorang gadis yang sedang duduk di perahu yang ada di tengah laut menjadi pembuka film ini. Cuma satu kata, Kereeeeeeen! Kisah seorang cewek bernama Kugy (Maudy Ayunda) yang karakternya dan penampilannya sangat unik. Kuliah di Jurusan Sastra, bercita-cita menjadi penulis dongeng. Persahabatannya dengan Noni (Sylvia Fully R) dan pacarnya yaitu Eko (Fauzan Smith) membawa Kugy berkenalan dengan seorang cowok yang nggak kalah unik, Keenan (Adipati Dolken).

Romantis itu ketika penulis bertemu ilustrator

Keenan seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi yang bercita-cita menjadi pelukis. Kugy dan Keenan langsung klop ketika pertama bertemu. Kugy jago menghayal dengan dongeng-dongeng yang ditulisnya. Keenan jago menggambar, sehingga mampu membuat ilustrasi dari dongeng-dongeng yang ditulis Kugy. Dari situ Kugy melantik Keenan menjadi agen Neptunus dengan memberikan sebuah gantungan kunci berbentuk huruf "K". Sepertinya mereka berdua sama-sama menemukan kecocokan. Tapi sayang, Keenan kecewa ketika tau Kugy sudah punya pacar bernama Ojos.

Dari sinilah persahabatan Kugy dan Noni mulai merenggang. Karena Noni bermaksud menjodohkan Keenan dengan sepupunya, Wanda (Kimberly Ryder). Sayangnya Keenan sama sekali tidak tertarik dengan Wanda walaupun ia sudah melakukan segala hal termasuk menipu Keenan dengan membeli lukisan hasil karyanya. Sepertinya tak ada yang bisa menggantikan Kugy di hati Keenan. Tapi semua tak semulus yang diharapkan. Karena kedekatan Keenan dengan Wanda, membuat Kugy menjauh dari "Pura-Pura Ninja".

Enak ya jadi Kugy, lulus kuliah dalam waktu 4 tahun, baru beberapa hari magang udah diangkat karyawan tetap di sebuah Perusahaan Advertising karena "idenya yang konslet" dan akhirnya jadi pacar bosnya sendiri yaitu Remi (Reza Rahardian). Aiiiiiiiiih mantab.

Aku suka view di film ini, keren euy. Salah satunya lokasi sekolah Alit dan udah pasti Ubud. Apakah Keenan & Kugy bisa bersatu kembali? Tonton aja di bioskop kesayangan anda.
foto dari google

Wednesday, June 20, 2012

Di Timur Matahari

Ketika kedamaian menjadi sebuah Impian
Seperti yang kita ketahui bahwa di Papua sering sekali terjadi perang antar suku. Film ini memberikan pesan, bahwa betapa mereka yang hidup di Papua sangat menginginkan hidup yang penuh kedamaian.
Adat-adat yang baik masih bisa dipertahankan tapi kalau yang tidak baik, seharusnya ditinggalkan. Seperti adanya semboyan mata dibayar mata, gigi dibayar gigi yang tak asing bagi penduduk Papua. "Tuhan ciptakan kau pu tangan bukan untuk menyakiti!"
Atau denda adat berupa sejumlah uang, yang mungkin membuat kita terkejut mendengar jumlah nominalnya. Atau melukai diri ketika kehilangan anggota keluarga. "Cinta itu indah, tapi kehilangan itu yang menyakitkan."
Betapa kita semua yang hidup di dunia ini sangat menginginkan hidup penuh kedamaian, tanpa kekerasan, peperangan, pertaruhan nyawa hanya karena hal sepele.
Film yang bagus dengan akting para pemainnya yang memukau serta dilengkapi pemandangan subhanallah indahnya. Betapa kaya negeri ini, seharusnya tidak ada yang hidup menderita. Karena tongkat dan kayu saja jika bisa menjadi tanaman.
Orang yang tidak berpakaian bukanlah orang yang primitif, orang yang primitif adalah orang yang berperang hanya untuk mendapatkan harga dirinya. Semoga mereka yang sedang bertikai hanya karena mempertaruhkan harga diri, segera sadar. Bahwa "Tuhan yang mana yang mengajarkan, memperoleh harga diri dengan peperangan?"
Ternyata hidup di Papua itu mahal ya? Masa beli beras 2 karung + 10 Liter Minyak harganya 3,8 juta. Subhanallah.
Ayo bapak, ibu, om, tante ajak keluarganya nonton film ini. Foto dari google.