Thursday, June 28, 2007

Menjemput Jodoh

Hmmmm bulan ini 3 sahabat melepas masa lajangnya. Minggu 1 Juli seorang sahabat akan menikah di Cianjur. Sempat shock waktu denger kabar dia mau menikah. Kenapa shock, karna pertama denger kabar itu dari sahabat yang lain. Setelah 3 orang sahabat memberitahu, barulah ybs ngomong langsung. Jelas aja berita itu membuatku shock, lah wong dia bilang aku sahabatnya tp kenapa juga berita itu kudengar pertama kali dari sahabat lain. Tapi setelah mendengar penjelasannya aku dah gak shock lagi kok :).

Tanggal 7 & 8 Juli 2 orang sahabat menyusul melepas masa lajangnya. Kali ini berita kuterima langsung dari ybs. Sayangnya aku gak bisa dateng tgl 7 karna dah ada acara sama mbak Kiky utk gabung di ultah MP Indonesia.

Jodoh, riski, maut emang rahasia Illahi. Kita gak akan pernah tau apa yang akan terjadi pada kita, siapa jodoh kita, dimana jalan riski kita dan kapan maut akan menjemput. Setelah 3 tahun hati ini kosong, hidup menjomblo dan para sahabat satu per satu melepas masa lajangnya. Aku jadi gencar menjemput jodoh. Bukannya mencari loh tapi menjemput, karna sebenarnya jodoh kita itu sudah disiapkan oleh Allah. Nah kita yang harus menjemputnya. Tapi masalahnya jodohku naik apa ya?

Umur 27 adalah masa rawan. Dimana banyak yg bertanya kapan nikah? Kapan nyebar undangan? Kapan nyusul? Dan pertanyaan serupa lainnya. Pfiuuuuuuuuh... paringono sabar ya Rabb. Aku selalu menjawab, coming soon! Tunggu aja tanggal mainnya! dsb

Emang jodohnya siapa? Orang mana? Kenal dimana? Wah kalo dah ada jodohnya ngapain juga nunggu lama-lama. Blom ketemu nih jodohnya.

Ah masa sih? Yeeeeeeee... gak percaya banget ya. Emangnya nyari jodoh gampang?

Ya doain aja biar bisa segera menyusul para sahabat untuk mengikuti sunnah Rasull untuk menggenapkan dien.

Untuk para sahabat yang akan melepas masa lajangnya. Barakallah ya. Selamat berbahagia. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah & warrahmah. Serta dikaruniai putra & putri yg soleh & solehah. Amin.

Tuesday, June 26, 2007

Crochet With Fingers




Finally I have finished this syal. I did it without pattern and only with my fingers. I learn with Ibu Sora. Thank you so much Bu.

Monday, June 25, 2007

Rafi Ahmad

Setelah puluhan kali melihat akting Rafi Ahmad dalam sinetron, baru kali ini bener-bener berdecak kagum dengan aktingnya. Yang berperan sebagai seorang penderita kanker otak. Dari peran yang dimainkan Rafi, aku baru tau kalo yg namanya kemoterapi itu menyiksa dan menyakitkan. Melihat akting Rafi, membuat dadaku sesak dan mata ini berkaca-kaca. Rafi bener-bener hebat. Sepertinya ia sangat mendalami karakter itu. Aksi Rafi dalam sinetron Andai Ku Tahu yang disiarkan di RCTI setiap hari Selasa jam 20.00 WIB, menurutku adalah akting terbaiknya. Top banget deh.

Foto diambil dari kapan langi.com