Friday, June 30, 2006

Ayo Menikah

T'lah diciptakan dua insan yang hidup di dunia
Takdir Allah yang menyatukan jodoh manusia
Ingatkan hati hidup ini hanya sementara
Janganlah kita memikirkan materi semata

Berbahagialah manusia
Yang t'lah menemukan fitrahnya
Untuk membentuk keluarga yang sakinah
Menikahlah engkau segera
Bila Saatnya telah tiba
Jangan carikan alasan untuk menunda...

Menikah mengurangi dosa dan maksiat
Menikah menyatukan bahagia dan nikmat
Rezeki manusia Allah mengaturnya
Jangan takut bila kau niat untuk menikah

Berbahagialah manusia yang
T'lah menemukan fitrahnya
Untuk membentuk keluarga yang sakinah
Menikahlah engkau segera
Bila saatnya telah tiba
Jangan carikan alasan untuk menunda

Jangan takut bila miskin harta
Bila hanya belum bekerja
Atau tak punya rumah nan megah
Kau jadikan alasan takut menikah
Jalan hidup tergantung niatmu
Bila kau yakin kau akan mampu
Ingatlah Allah s'lalu menyertaimu


Ar-Royan

*************

Beberapa waktu yang lalu pernah terlintas dalam benak ini untuk menikah setelah lulus kuliah. Tapi sekarang kalo udah ada jodohnya dan berminat untuk meminang, gak perlu nunggu lulus kuliah. Dulu mikirnya karna masih banyak matkul yg harus dikejar, tp sekarang tinggal KKP & skripsi aja.

Kuliah gak boleh menghalangi niat untuk menikah dan menikah gak boleh menjadi penghambat untuk lulus kuliah. Justru dengan menikah harus menjadi semangat untuk segera lulus kuliah.

Keknya ada yg jealous nih? Maaf ya, gak ada maksud utk bikin jelous kok, sumpah deh! Janji deh gak bakal sebut namanya lagi.

Wednesday, June 28, 2006

Next Project

A : Lin, bisa bikin topi bayi gak? Dina mau pesen buat anaknya.
Me: Insya Allah ya mbak, Linda buatin setelah orderan tasnya terselesaikan. ;)

-----------

B : Lin, bisa bikin bandana gak? Gw pesen donk, warna biru ya.
Me: Ok, bikinnya nanti ya setelah orderan tasnya selesai.

-----------

C : Lin, gw pesen sweater donk. Kenang² -an dari lo kalo lulus nanti. Tapi seminggu dah harus jadi ya.
Me: Gile lo, beli aja kali. Seminggu??? Kalo pake mesin sih sehari juga jadi. Wong ini asli rajutan tangan euy.
C : Gw maunya buatan tangan lo Lin.
Me: Waduh, gw blom pernah bikin euy. Gak janji deh ya.

-----------

D : Lin, gw pesen jilbab utk pernikahan gw donk.
Me: What? Gile kali lo. Gw gak berani aaaah... Yg lain aja deh
D : Ya udah, kalo gitu gw pesen korsase aja deh. Warna ijo, yg cantik ya Lin. Jangan mahal2 loh.
Me: Sip deh

-----------

E : Lin, kenapa gak bikin jilbab aja? Kan lucu tuh kalo jilbabnya hasil rajutan.
Me: Waaaaaaaah boleh juga nih idenya. Tapi sekarang lagi kejar setoran euy. Blom ada waktu utk bereksperimen ;)

------------

F : Lin, ane pesen tempat Qur'an ya. Warna Biru Demek.
Me: Sip deh. Btw, ada yg tau biru demek tuh kek apa???

------------

Ponakan: Tante, panas gak pake baju rajutan?
Me : Gak kok.
Ponakan: Susah gak tante bikin baju.
Me : Lumayan. Tante kan blom pernah bikin.
Ponakan: Kenapa tante gak bikin baju aja???
Me : Glek


-----------

Semakin kesini, semakin beragam aja tantangan utk berkreasi dg rajutan. Pfiuuuuuuuuh... jadi semakin tertantang nih.

Ini tantangan pertama yg berhasil terlewati. Moga hasilnya sesuai dg keinginan ya bu ;) Ditunggu next order .

Project berikutnya menyelesaikan orderan yang belum kepegang. Alhamdulillah sebagian besar orderan dah terselesaikan, semoga hasilnya dpt memuaskan para pemesannya.. Kepuasan tersendiri bagi diri ini, jika hasilnya memuaskan sang pemesan. Pfiuuuuuh... ngerjainnya bener² pake hati. Apa yang berasal dari hati semoga sampe ke hati juga... cieee... dalem banget dah :D

Sekarang jadi makin cinta nih ngerjain project2 berikut termasuk bikin dan beragam motif lainnya.

-----------

Jangan Lupa ya dateng ke acara launching Buku Perdana Blogfam.


Monday, June 26, 2006

Nothing To Lose

Kemaren dapet panggilan utk psikotest & interview, selama ini gak pernah yg namanya psikotest, langsung tanya ke mereka yg berpengalaman. Katanya yg penting badan kita harus fit dan tenang waktu ngerjain. Kalo badan fit, insya Allah bakal lancar semuanya. Malemnya sampe ngebelain bolos kuliah dg harapan biar badan fit dan siap utk psikotest & interview besoknya.

Tapi malamnya kepala terasa peniiiiing banget. Saat tidur aku baca doa untuk menghilangkan rasa sakit. Rasa pening itu kupikir berasal dari gigi bungsu yg baru berhasil merobek bagian atas gusi tempat gigi itu akan bersemayam. Semalaman tidurku tak nyenyak. Paginya, alhamdulillah rasa peningnya menghilang. Sebelum berangkat psikotest & interview, aku sarapan & belajar mengerjakan latihan soal dan kusempatkan minum ponstan karena gusinya masih terasa nyeri.

Sampe di tempat psikotest & interview sekitar jam 08.30, setengah jam lebih cepat dari waktu yang ditentukan. Mau masuk kantor itu harus pake ID Card, keknya sih pake foto utk security systemnya. Untung aja waktu aku dateng bareng sama salah 1 karyawan disitu. Lalu aku diminta menunggu di sebelahnya sang resepsionis. Sambil nunggu kubaca Al Ma'tsurat utk menenangkan hati. Soalnya sempat sakit perut dan tegang waktu mau berangkat, pfiuuuh.... Gak lama datang seorang kandidat yg ternyata temannya sang resepsionis.

Lalu kami berdua diminta masuk utk menemui salah seorang karyawan yg bertugas merekrut para kandidat. Sekitar jam 09.00 psikotest dimulai. Ada 100 soal yg harus dijawab. Ada soal matematika, logika, kepribadian, menghafal, berhitung cepat dan juga menggambar. Kami diberi 2 lembar kertas kosong, kertas yg pertama diminta menggambar seorang manusia yg kita lihat secara nyata, lalu dituliskan dia itu siapa dan sedang apa serta kekurangan dan kelebihannya. Kertas yg kedua diminta menggambar pohon kecuali pohon bambu, pohon kelapa, pohon pisang, pohon randu dan rumput.

Pertama aku pikir gambar manusianya secara ilustrasi aja ternyata gambarnya harus manusia yg kita lihat sehari2 . Untung di salah satu dinding ruangan itu ada foto security yg sedang latihan menembak. Lalu kugambarlah foto itu dan kutuliskan keterangan mengenai gambar itu beserta kelemahan & kelebihannya. Lalu kertas yg kedua aku gambar pohon beringin.

Psikotest selesai sekitar jam 12.00. Lalu aku minta ijin utk sholat dan mengisi perut yg baru keisi bubur ayam saat sarapan. Aku bener2 kek orang piknik, bawa bekal roti & minum. Selesai sholat dan istirahat, aku diminta utk menunggu giliran wawancara di salah satu ruangan. Ruangan itu banyak sekali kacanya, dan bener2 ribet. Karena setiap masuk ataupun keluar ruangan harus dg ID Card. Mestinya hal itu berlaku utk non karyawan aja tapi ini berlaku utk karyawan juga. Walhasil aku sempat menahan pipis karena keribetan security system di kantor itu.

Sambil menunggu aku melanjutkan membaca buku The Real Desperates Housewife yang sempat terhenti membacanya ketika harus menyelesaikan orderan. Aku senyum2 sendiri saat membaca buku itu. Daripada tegang, mending aku baca aja. Satu per satu kandidat lain datang, jadi total jumlah kandidat yg harus wawancara hari itu 6 orang termasuk aku. Ada yg tampangnya jutek abis, ada yg dandanannya heboh, rata2 pada tegang gitu tampangnya. Keknya cuma aku aja yg santai dan malah asyik baca buku. Aku pikir, aku urutan terakhir dipanggil utk wawancara ternyata aku urutan ketiga.

Dua orang kandidat yg dipanggil utk interview sebelum aku hanya di-interview oleh Personalia. Tapi ketika giliranku tiba, masuklah seorang interviewer lainnya. Yg ternyata adalah atasanku langsung jika aku diterima disitu. Waktu wawancara sih gak tegang dan aku benar2 santai. Sampai tiba saatnya ketika ditanya ttg kemampuan bhs Inggris, aku langsung down. Dan merasa selama ini my English is really poor. Pulang test aku langsung bertekad utk meningkatkan kemampuan berbhs Inggris. Ada yg mau jadi guru privat????? Ayo sok atuh, ditunggu ya ;).